Mendobrak Gaya Busana Kuno untuk Para Ibu

Kaum ibu pun bisa mengeksplorasi gaya. Persoalan usia bukan menjadi kendala untuk tetap tampil gaya. Jadi, jangan terpaku dengan aturan kuno dan simak bagaimana komentar para pakar fashion yang bisa dijadikan referensi mengubah gaya Anda.

[dropcap]P[/dropcap]akailah selalu kaus kaki yang senada dengan celana
Jangan ragu bermain warna, tetapi tak berarti asal memilih. Jenna Lyons, Kepala Divisi Desain J Crew, menegaskan, aturan warna senada ini sudah ketinggalan zaman. Boleh saja memilih warna serupa, misalnya celana abu-abu dan kaus kaki warna lain yang memiliki unsur warna abu-abu di dalamnya. Anda tak harus memilih warna kaus kaki yang sama persis dengan warna celana panjang.

Pendapat ini diamini Deborah Lloyd, Wakil Presiden Eksekutif Divisi Desain dan Produk Banana Republic. Ia mengatakan, tak ada aturan baku untuk menggunakan kaus kaki, celana ketat, legging. Tampilkan saja gaya personal Anda. Setiap orang memiliki selera yang berbeda. Padu padan warna dan tekstur tak jadi soal asalkan Anda nyaman menggunakannya.

[dropcap]G[/dropcap]unakan sepatu berwarna sama dengan celana panjang, apalagi untuk kaki berukuran besar

Sayang sekali jika Anda tak mencoba ragam pilihan model dan warna sepatu di luaran sana. Bukankah kini model sepatu semakin gaya. Anda tak harus menjalankan aturan kuno ini. Jangan sungkan memilih sepatu yang warnanya Anda sukai dan tak perlu menyamakannya dengan warna celana panjang Anda.

Hanya saja, kata Lyons, pilihlah sepatu berwarna cerah yang tidak membuat kaki besar Anda menonjol. Ini masalah pilihan warna, bukan berarti Anda tak boleh mengenakan sepatu berwarna.

“Jangan jadikan ukuran sebagai penghambat. Pilih gaya sepatu yang cocok dengan kaki Anda dan terlihat bagus saat dipakai,” tambah Lyons.

[dropcap]B[/dropcap]usana yang dipajang di etalase bukan untuk para ibu

idak pernah ada yang memetakan gaya busana, ini hanya asumsi para ibu yang tak percaya diri. Jadi, coba saja lebih dahulu apakah busana yang terlihat bagus di etalase itu cocok untuk Anda. Untuk apa ada kamar pas jika bukan untuk mencoba busana yang Anda suka.

Yang perlu Anda perhatikan adalah aturan berbusana sesuai bentuk tubuh. Inilah yang menjadi tolok ukur. Jika Anda memang tak pantas mengenakan rok model pensil, tak perlu mencobanya meski terlihat bagus di etalase, kata Laura Bennett, desainer yang juga mantan finalis acara reality show “Project Runway”.

[dropcap]H[/dropcap]indari poni dan mutiara

Potongan rambut dengan poni memang kurang cocok untuk perempuan berusia matang. Tetapi, lain halnya dengan aksesori mutiara. Jika dikenakan pada momen yang tepat dan dipadupadankan dengan terusan hitam pendek, mutiara bisa menjadi statement fashion dalam penampilan Anda.

[dropcap]B[/dropcap]usana hitam hanya dikenakan saat menghadiri pemakaman

Berbusana hitam dari rambut ke kaki justru memberi kesan chic. Pilih busana yang tepat sesuai acara, jika pun warnanya hitam tak jadi soal.

Bagi Bennett, busana hitam sangat cocok digunakan sepanjang hari, lebih netral dan bisa digunakan untuk berbagai acara. Bahkan, menurut Lyons, busana hitam menciptakan siluet. Anda hanya perlu memilih atasan dan bawahan yang tepat untuk padu padan busana hitam.

Sumber: Real Simple

Halaman: baju kuno.

You may also like...