Apa Persamaan Orgasme dan “High Heels”?

Seorang teman pria baru saja berkisah, bagaimana ia melihat seorang perempuan cantik yang tengah berdiri di pinggir jalan untuk menyetop taksi. Perempuan itu memakai sepatu high heels dengan hak setidaknya 12 cm. “Tapi, sepertinya dia terlihat kurang nyaman dengan sepatunya itu,” katanya terheran-heran.

Wajar bila kaum pria tak habis pikir mengapa ada perempuan yang rela kesakitan dengan high heels-nya demi terlihat lebih tinggi, lebih glamor, atau lebih terlihat di antara kerumunan. Bahkan sebagian perempuan yang lain pun akan menyatakan keheranan yang sama. Tetapi, seorang Victoria Beckham pun pernah mengakui bahwa ia rela kesakitan asalkan bisa terlihat sempurna dengan sepatu hak tingginya. No pain, no gain!

Oleh karena itu, desainer sepatu yang terkenal dengan koleksi sepatu hak tingginya, Christian Louboutin, percaya bahwa stiletto memiliki efek yang jauh lebih powerful pada perempuan ketimbang libido mereka. Ia teringat pertemuannya dengan seorang akademisi dari Perancis. “Ia (akademi tersebut) mengatakan, yang terlihat sensual pada hak tinggi adalah lengkungan pada kaki, karena itulah posisi dari kaki perempuan ketika sedang orgasme. Jadi, masukkan kaki Anda ke dalam sepatu hak tinggi, maka Anda merasakan situasi orgasmik yang sama,” tutur perancang yang sudah menjual 600.000 pasang sepatu selama 20 tahun ini.

Louboutin juga menyadari bahwa untuk merasakan sensasi tersebut perempuan memang rela bersakit-sakit. “Ada suatu elemen rayuan pada sepatu yang tidak terjadi pada pria. Perempuan bisa menjadi seksi, charming, bengal, atau pemalu dengan sepatunya,” ujarnya.

“Bagi pria, sepatu menjadi sarana untuk menunjukkan elegansi atau kekayaan, tetapi tidak berkaitan dengan karakter dari dalam diri. Itulah sebabnya mengapa perempuan bahagia saat mengenakan sepatu yang menyakitkan kaki,” tambah Louboutin.

Bukti dari pernyataan Louboutin adalah banyaknya selebriti dan sosialita yang menjadi kliennya. Pengarang novel Danielle Steele, misalnya, dilaporkan memiliki 6.000 pasang sepatu Louboutin, sedangkan aktris Blake Lively pernah membeli 40 pasang sepatu dalam sekali kunjungan. Kim Kardashian dan Victoria Beckham juga dikenal penggemar berat sepatu-sepatu Louboutin. Beckham mengenakan sepatu yang dibuat khusus untuknya saat menghadiri royal wedding pada April lalu, meskipun sedang hamil.

Perempuan ini juga ngotot memakai sepatu berhak tinggi tersebut meskipun baru mengalami cedera ruas tulang punggung seusai melahirkan putrinya, Harper. Sikapnya ini rupanya malah dikagumi oleh sang perancang.

“Attitude Victoria itu adalah ‘Inilah aku’. Ia tidak tampak seperti tikus yang siap bersembunyi. Ia punya indera yang kuat dan attitude yang aktif. Ia berani menghadapi segala sesuatu. Ia aktris dalam kehidupannya sendiri. Itu sebabnya banyak orang mencintai dan menghormatinya,” papar Louboutin.

Sumber: KOMPAS.com

Halaman: apa itu heels, high heels terbaru, apa itu hels.

You may also like...